The Big Sick Review. Memilih Keegoisan atau Kemunafikan

SPOILER ALERT. TULISAN INI MENGANDUNG BOCORAN CERITA DALAM FILM YANG MUNGKIN BELUM KAMU TONTON. TAPI KALAU KAMU RELA, APA BOLEH BUAT.

Hai ges, sudah lama kita nggak ngobrolin tentang film-film yang menggelitik nih. Kali ini ogut bakal ngebahas The Big Sick, komedi romantis Amerika dengan balutan intrik budaya. Hmmm, menarik ya!

big-sick-2

Perlu kalian tahu, film The Big Sick ini ditulis langsung oleh Kumain Nanjiani dan Emily V. Gordon yang mana tokoh Kumail dan Emily ini jadi pemeran utama di dalam film. Disutradarai oleh Michael Showalter, film ini sukses meraih 98% Rotten Tomatoes dan 7.8/10 IMDb. Angka yang cukup bikin ngiler buat genre rom-com macam ini.

Cerita di dalam film pun isinya adalah kisah cinta dua sejoli yang sekaligus penulis film ini, intinya ini kisah nyata yang diangkat ke layar kaca. Kumail Nanjiani membintangi dirinya sendiri, sedangkan Emily, mungkin karena kurang percaya diri buat berakting akhirnya dibintangi oleh Zoe Kazan.

Cerita awalnya sih terlalu simpel, Kumail yang seorang comic di hackling ketika stand up oleh seorang cewek berambut pendek tapi kelihatan asik. Setelah turun dari panggung dan ada kesempatan buat sepik-sepik, Kumail pun ngajak Emily kenalan dan ngobrol hangat. Yah, bisa ditebak mereka pun akhirnya ‘pulang bareng’ untuk merencanakan one night stand. Terjadilah sebuah kenikamatan duniawi antara dua insan ini. Ketika Emily berpamitan akan pulang dan pesan uber, nggak disangka dia dapat sopir uber dihadapannya sendiri. Yoi, Kumail juga nyambi sopir uber dan akhirnya mereka bergeser peran jadi sopir dan penumpangnya.

Tapi jangan dulu membayangkan adegan selanjutnya mirip Fak Taxi, mereka justru ngobrolin soal…ya gimana kelanjutannya setelah ngeseks apakah bakal an berkelanjutan atau sudahi sampai disini. Akhirnya mereka sepakat kalau tadi itu cuma cinta satu malam dan selanjutnya mereka move on. Tapi tebak apa, mereka bertemu kembali dan melakukannya berulang kali. Cinta pun bersemi!

bigsick-kumail-romano-cafeteria.jpg

Ada bumbu-bumbu komedi kocak yang muncul dari bagaimana awkwardnya pasangan ini, terutama Kumail yang merupakan comic itu, muka gobl*knya nggak bisa hilang. Kocak parah! Hubungan mereka pun berjalan layaknya sejoli dilanda asmara, ya seperti itulah semestinya, mungkin.

Nah, sayangnya konflik datang dari Kumail sendiri. Sebagai keturunan Pakistan yang hidup di Amerika ia diahadapkan akan kenyataan akar-akar budaya yang masih melekat kuat. Sebagai Muslim, bahkan dia sering berbohong pada ibunya bahwa ia melakukan shalat, namun kenyataannya dia hanya main video game dan browsing video lucu. Kelakuwan!

Belum lagi soal budaya perjodohan keluarga Pakistan. Hampir setiap malam, datang gadis-gadis Pakistan yang dibawa ibunya untuk diperkenalkan pada Kumail, mereka cantik-cantik lho! Tapi Kumail yang terlanjur kepincut dengan Emily pun tidak mengacuhkan semua calon dari ibunya.

Sampai suatu saat Emily mempertanyakan keseriusan hubungan mereka dan memergoki Kumail yang menyimpan banyak foto wanita di kamarnya, foto-foto calon yang diperkenalkan ibunya. Emily yang orang bule Amerika tulen sulit buat memahami soal perjodohan dan budaya Pakistan. Setelah cek cok hebat, mereka pun putus. Ouch!

Tetiba tanpa diduga si Emily sakit dan koma, di momen ini Kumail pun nggak ingin meninggalkan Emily. Tapi di kesempatan ini juga akhirnya Kumail mengenal lebih jauh siapa orang tua Emily. Meskipun hubungan mereka diliputi suasana canggung dan suuuper awkward. Di saat yang hampir bersamaan, Kumail terus menolak wanita yang dijodohkan oleh ibunya dan akhirnya bikin ibunya geram.

050A_TBS_day_024_5914.0.jpg

Kumail dapat semprot deh dari kedua orang tuanya, disinilah akhirnya Kumail mengakui semuanya, bahwa selama ini dia nggak shalat. Ia juga mempertanyakan kenapa budaya Pakistan masih dibawa selagi mereka sudah tinggal di Amerika. Akibat kengawuran ini Kumail resmi nggak dianggap anak sama kedua orang tuanya.

Singkat cerita Emily terbangun dari sakitnya yang ternyata hanya kesalahan reaksi biologis, setelah koma sejoli ini tetap mengalami cek cok dan Emily sempat nggak menerima Kumail kembali. Di tengah konflik ini, Kumail justru dapat tawaran untuk manggung di New York bareng dua rekannya.

Sebelum pergi Kumail kembali ke rumah, ia bersikeras nggak mau dikeluarkan dari anggota keluarga. Dengan tanpa tahu malu ia pun melawak miris di depan keluarga yang masih kecewa dengannya. Momen perpisahan Kumail dan orang tuanya sebelum ia bertolak ke New York pun kocak abis. Sesampainya di New York dan manggung, di tengah-tengah stand up ia pun kena hackling lagi. Ternyata dia adalah orang sama, Emily.

kumail-nanjiani-emily-v-gordon-the-big-sick

Intinya adalah, Kumail sebenarnya anak yang membelot dari tradisi dan keyakinan keluarganya, tapi ia nggak ingin begitu saja pergi dari keluarga. Ia pun merasa serius dengan Emily. Apa boleh dikata, kenyataannya mereka pun menikah dengan menjalani pernikahan konvensional dan pernikahan ala Pakistan. Khusus adegan menikahnya, nggak ada di film ya. Tapi kalian bisa menyimpulkan lewat foto-foto Kumail dan Emily asli saat menikah.

Ada sebuah keegoisan yang tumbuh membara di hati seorang anak manusia, keegoisan untuk menuruti apa yang ia rasa jalan hidupnya. Di sisi lain, Kumail justru tidak ingin menjadi munafik dengan membohongi diri sendiri, dan memilih pura-pura bahagia dengan menikahi wanita pilihan ibunya. Hmmm… ngomongin soal perjodohan, saya memang kurang sreg ya. Selain seringnya perjodohan ini pakai unsur paksaan, kenapa ada perjodohan ketika yang menjalani pernikahan adalah hanya antara dua orang? Sungguh kompleks. Untung Indonesia sudah bebas dari zaman Siti Nurbaya ya guys.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s